PAMEKASAN, MADURANET – Bupati Pamekasan Kholilurrahman meminta perhatian serius terhadap kondisi sekolah bagi anak berkebutuhan khusus (disabilitas) di daerahnya.
Permintaan itu disampaikan saat menghadiri kegiatan santunan 2.000 anak yatim dan duafa disabilitas yang digelar Bani Insan Peduli Foundation di Gedung Bakorwil IV Pamekasan, Minggu (26/4/2026).
Menurut Kholilurrahman, berdasarkan hasil kunjungannya ke salah satu sekolah menunjukkan perlunya evaluasi.
“Saya minta segera ditindak lanjuti. Jangan sampai ada sekolah disabilitas dengan fasilitas yang tidak memadai,” katanya.
Kholilurrahman juga menginstruksikan Sekretaris Daerah untuk segera melakukan langkah konkret atas temuan tersebut.
Ia juga meminta Kepala Dinas Sosial serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pamekasan memastikan sekolah-sekolah disabilitas memiliki fasilitas yang layak.
Mantan anggota DPR RI tersebut, tidak lupa mengapresiasi kegiatan sosial tersebut. Ia berharap kegiatan serupa menjadi jalan keberkahan sekaligus memiliki tindak lanjut yang berdampak nyata bagi kelompok rentan.
“Saya percaya anak-anak ini, meski terlihat kurang beruntung, memiliki kelebihan. Mereka adalah amanah yang harus kita perhatikan bersama,” ujarnya.
Kegiatan bertema “Memetik Berkah melalui Senyum Anak-anak Surga” itu diikuti sekitar 2.000 anak disabilitas se-Madura dan menjadi ajang silaturahmi inklusif bagi keluarga peserta.
