Gubernur Jatim Tinjau GPM di Pamekasan, Komoditas BULOG Diserbu Warga

Antusiasme warga tinggi sejak awal acara

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat dilokasi GPM di Taman Parembhegen, Kelurahan Patemon, Kabupaten Pamekasan, Ahad (8/3/2026).

PAMEKASAN,MADURANET – Program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Taman Parembhegen, Kelurahan Patemon, Kabupaten Pamekasan, Ahad (8/3/2026), mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

Kegiatan tersebut dipantau langsung oleh Khofifah Indar Parawansa selaku Gubernur Jawa Timur untuk memastikan distribusi pangan murah berjalan lancar dan tepat sasaran.

Sejak sebelum acara dibuka, warga sudah memadati lokasi untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Dalam kegiatan tersebut, Perum Bulog Kantor Cabang Madura turut berpartisipasi dengan menyediakan sejumlah komoditas pangan, seperti beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), beras premium, serta minyak goreng.

Namun tingginya minat masyarakat membuat seluruh stok yang dibawa Bulog habis terjual dalam waktu singkat.

Wakil Pemimpin Bulog Cabang Madura, Muhammad Zaenal Muttaqqin, mengatakan tingginya animo warga menunjukkan bahwa program intervensi pasar seperti GPM sangat dibutuhkan masyarakat.

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Seluruh komoditas yang kami bawa hari ini habis terjual. Ini menunjukkan program Gerakan Pangan Murah sangat membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau,” kata Zaenal.

Ia menambahkan, kehadiran Gubernur Jawa Timur dalam kegiatan tersebut juga menjadi dorongan bagi pihaknya untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan, khususnya di wilayah Madura.

Menurut dia, Bulog akan terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam pelaksanaan berbagai program stabilisasi harga pangan di daerah.

Meski seluruh komoditas yang dijual dalam kegiatan tersebut ludes dibeli masyarakat, ia memastikan stok cadangan pangan di gudang wilayah Madura tetap dalam kondisi aman.

Pihaknya menegaskan, GPM sendiri menjadi salah satu langkah pemerintah untuk menekan laju inflasi daerah.

“Juga, sekaligus menjaga daya beli masyarakat dengan menyediakan bahan pokok berkualitas dengan harga lebih terjangkau dibandingkan pasar,” pungkasnya.

Exit mobile version