PAMEKASAN, MADURANET — Pemerintah Desa Sana Daya, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak bencana tanah longsor dan pergerakan tanah, Sabtu (17/1/2026).
Bantuan tersebut diberikan kepada setiap kepala keluarga (KK) yang terdampak di dua dusun, yakni Dusun Paseset dan Dusun Barat Gunung yang diberikan langsung oleh Kepala Desa Sana Daya, Uswatun Hasanah.
Uswatun menyampaikan, bantuan tersebut merupakan langkah awal pemerintah desa untuk meringankan beban warga yang terdampak bencana.
“Bantuan ini kami berikan kepada setiap KK terdampak. Isinya berupa minyak goreng, satu karung beras, gula, serta uang tunai,” ujarnya saat ditemui di lokasi penyaluran, Sabtu (17/1/2026).
Terkait nominal bantuan uang tunai, Uswatun enggan merinci jumlahnya. Namun ia memastikan bantuan tersebut diharapkan cukup membantu kebutuhan mendesak warga.
“Untuk nominalnya, ya ada lah. Insya Allah cukup untuk membantu warga dalam kondisi darurat seperti sekarang,” katanya.
Ia juga menyampaikan harapan besar agar Pemerintah Kabupaten Pamekasan memberikan perhatian lebih terhadap warga Desa Sana Daya yang terdampak longsor.
“Kami sangat berharap adanya bantuan lanjutan dari pemerintah daerah. Warga saat ini benar-benar membutuhkan dukungan agar bisa segera bangkit,” ucap Uswatun.
Selain dari pemerintah, Uswatun juga membuka ruang bagi masyarakat umum yang ingin turut membantu para korban bencana.
“Apabila ada masyarakat yang ingin membantu, kami sangat berterima kasih. Bantuan apa pun sangat dibutuhkan oleh warga kami,” tuturnya.
Bantuan tersebut disambut rasa syukur oleh warga terdampak. Sahriya (54), warga Dusun Paseset, mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah desa.
“Alhamdulillah, kami sangat terbantu. Rumah kami rusak, jadi bantuan ini sangat berarti untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Sahriya.
Hal senada disampaikan Buani (51), warga Dusun Paseset lainnya. Ia mengucapkan terima kasih atas kepedulian pemerintah desa dan semua pihak yang membantu.
“Terima kasih kepada kepala desa dan semua yang peduli. Kami berharap kondisi cepat membaik dan bisa kembali beraktivitas seperti biasa,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, Akhmad Dofir Rosidi, menjelaskan dampak longsor di Desa Sana Daya tersebar di beberapa dusun, dengan kerusakan terparah terjadi di Dusun Barat Gunung dan Dusun Paseset Timur.
Di Dusun Barat Gunung, rumah milik Bustamianto dilaporkan mengalami rusak berat pada bagian musala dan kamar mandi. Sementara rumah milik Moh Ali Hosnan mengalami rusak berat pada bagian dapur.
“Pergerakan tanah di lokasi ini mencapai panjang sekitar 35 meter, lebar 15 meter, dan tinggi material sekitar 1,5 meter. Ada dua rumah yang berpotensi roboh karena tanah masih terus bergerak,” ujar Dofir.
Masih di dusun yang sama, rumah milik Samsyuddin mengalami rusak ringan pada bagian musala, dengan pergerakan tanah sepanjang 15 meter, lebar 10 meter, dan tinggi material sekitar dua meter.
“Dampak di Dusun Paseset Timur lebih luas. Sedikitnya 10 rumah rusak berat dan 13 kepala keluarga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat karena kondisi rumah tidak lagi aman,” kata Dofir.
BPBD Pamekasan mengimbau warga tetap waspada, mengingat kondisi tanah di wilayah perbukitan Desa Sana Daya masih labil dan berpotensi terjadi longsor susulan apabila hujan deras kembali turun.
