Empat Rumah di Proppo Ludes Warga Padamkan Api dengan Air Seadanya

Kebakaran tidak memakan korban jiwa

Aksi heroik petugas Damkar bersama Koramil setempat, saat dua rumah warga dilalap api di Dusun Tengah, Desa Gro’om, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, pada Sabtu (18/10/2025).

PAMEKASAN, MADURANET — Kebakaran hebat melanda empat rumah warga di Dusun Tengah, Desa Gro’om, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, pada Sabtu (18/10/2025) sekitar pukul 13.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp 250 juta.

Kapolsek Proppo, AKP Supriyadi, menjelaskan peristiwa bermula ketika Najiyeh (42), anak pemilik rumah, melihat api berkobar di bagian belakang dapur sisi barat rumah orang tuanya. Ia panik kemudian berteriak meminta pertolongan warga sekitar.

“Sejumlah warga kemudian berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil melaporkan kejadian tersebut ke pihak desa. Pemerintah desa segera meneruskan laporan ke Polsek Proppo dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar),“ ujarnya.

Tak lama berselang, Polsek Proppo bersama petugas Damkar, BPBD, Koramil setempat, serta masyarakat sekitar turun ke lokasi dan berhasil memadamkan api setelah berjuang hampir satu jam.

“Api sempat membesar karena rumah korban berdinding kayu dan banyak barang mudah terbakar di dalamnya. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” ujar Supriyadi.

Ia memaparkan, empat rumah yang terbakar di antaranya milik Mat Sait (68) dan Marsintem binti Durrahem (80). Dua rumah lainnya milik kerabat mereka. Satu dapur terpaksa dirobohkan untuk melokalisir penyebaran api ke bangunan lainnya.

Berbagai barang berharga di dalam rumah, antara lain dua unit sepeda motor (Honda Beat dan Honda Revo), genset, mesin rontok padi, traktor, alkon pompa air, lima BPKB kendaraan, uang tunai Rp19 juta, emas senilai Rp13 juta, tiga sertifikat rumah, HP Samsung, dua kompor gas, kulkas, serta pupuk Urea dan Phonska sebanyak lima sak.

“Kerugian total diperkirakan mencapai Rp250 juta,“ pungkasnya.

Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran.

Exit mobile version