Bupati Pamekasan Bidik Bantuan Rp120 Miliar untuk Support Program Pamekasan Bersih

Pemerintah Kabupaten Pamekasan kembali menggelar program rutin “Pamekasan Bersih” dengan sasaran kawasan Eks PJKA di Jalan Trunojoyo. Bupati Kholilurrahman menyebut, gerakan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus membuka peluang meraih bantuan penanganan sampah hingga Rp120 miliar.

Bupati Pamekasan Kholilurrahman didampingi OPD dilingkungan tersebut saat gotong-royong di Jalan Trunojoyo, Jumat (26/6/2026).

PAMEKASAN, MADURANET – Pemerintah Kabupaten Pamekasan kembali menggencarkan program rutin “Pamekasan Bersih” melalui kegiatan gotong royong massal yang digelar di kawasan Eks Stasiun PJKA, Jalan Trunojoyo, Jumat (26/6/2026) pagi.

Kegiatan yang melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD), Forkopimda, TNI, serta masyarakat itu dipimpin langsung oleh Bupati Pamekasan Kholilurrahman, yang turun bersama peserta membersihkan kawasan yang selama ini dinilai membutuhkan penataan lingkungan.

Dalam kesempatan tersebut, Kholilurrahman menegaskan bahwa gerakan bersih-bersih itu merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan lingkungan yang sehat, bersih, dan indah, sekaligus mendukung program nasional Indonesia Asri yang menjadi perhatian Presiden RI.

“Ini kita lakukan untuk mewujudkan Pamekasan yang bersih, sehat, dan indah. Program ini selaras dengan atensi Presiden melalui gerakan Indonesia Asri,” kata Kholilurrahman usai kegiatan.

Menurut dia, pesatnya pembangunan daerah tidak akan memberikan dampak positif secara maksimal apabila tidak diiringi dengan pengelolaan lingkungan yang baik. Kondisi lingkungan yang kotor, kata dia, justru membuat sebuah daerah terlihat kumuh dan tidak terawat.

“Meski pembangunan berjalan pesat, kalau lingkungannya kurang bersih maka akan terlihat kumuh. Karena itu kami bersama OPD, Forkopimda, TNI, dan masyarakat ingin memberi contoh kepada masyarakat luas bahwa menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Di tengah upaya membangun kesadaran kolektif tersebut, Kholilurrahman juga mengungkapkan kabar positif bagi Kabupaten Pamekasan. Saat ini, daerahnya berhasil masuk nominasi 37 besar program Local Service Delivery Project (LSDP) tingkat nasional.

Program tersebut, menurut dia, menjadi peluang besar bagi daerah untuk memperoleh dukungan anggaran dalam pengelolaan sampah apabila berhasil lolos ke tahap final.

“Alhamdulillah, Pamekasan masuk nominasi 37 besar LSDP. Nantinya akan diseleksi lagi menjadi 30 besar finalis,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa apabila Pamekasan berhasil menembus tahap final, pemerintah daerah berpeluang mendapatkan bantuan program penanganan sampah dengan nilai yang cukup besar, yakni sekitar Rp 120 miliar.

“Kalau masuk final, kita berhak mendapatkan bantuan program LSDP untuk penanganan sampah dengan kisaran anggaran Rp120 miliar,” katanya.

Karena itu, orang nomor satu di lingkungan Pemkab Pamekasan tersebut berharap budaya gotong royong yang selama ini menjadi bagian dari karakter masyarakat Madura dapat terus dihidupkan kembali, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Ia juga meminta seluruh tokoh masyarakat, pejabat pemerintah, hingga elemen sosial lainnya menjadi motor penggerak agar kesadaran menjaga kebersihan dapat menular ke seluruh lapisan masyarakat.

“Oleh karena itu saya berharap semangat gotong royong ini bangkit lagi. Para tokoh, pejabat, semuanya harus menjadi motor dan menularkan semangat bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan,” tuturnya.

Program Pamekasan Bersih sendiri kini menjadi agenda rutin Pemerintah Kabupaten Pamekasan yang digelar setiap Jumat di berbagai titik strategis, sebagai bagian dari upaya membangun budaya hidup bersih sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

Exit mobile version