• Terkini
  • Trending
  • Semua

Tak Mau Dimadu Melaju ke Final Karapan Sapi Piala Presiden 2026

2 jam lalu

Rivalitas Joki Sapi Karapan antara Guru dan Murid

11 menit lalu
AJP dan Dewan Kesenian Pamekasan Akan Gelar Pekan Budaya

AJP dan Dewan Kesenian Pamekasan Akan Gelar Pekan Budaya

3 jam lalu
Travel Umroh PT Imawa Pamekasan Lebarkan Sayap ke Jembrana Bali

Travel Umroh PT Imawa Pamekasan Lebarkan Sayap ke Jembrana Bali

4 jam lalu

Siswa MTs Kyai Mudrikah Pamekasan Pamerkan 18 Karya IPA dari Barang Bekas

16 jam lalu

48 Pasang Sapi di Pamekasan Berebut 6 Tiket Menuju Piala Presiden

20 jam lalu

Bupati Pamekasan Janjikan Perbaikan Lapangan Karapan Sapi Asem Manis

20 jam lalu

Polisi Selidiki Pemilik Ekskavator Perusak Indomaret di Pamekasan

2 hari lalu

Setengah Abad Hasan Berjualan Topi di Sudut Arek Lancor

3 hari lalu

Polisi Pamekasan Mulai Selidiki Perusakan Indomaret di Palengaan

3 hari lalu

Gaji PPPK Paruh Waktu Pamekasan Berpeluang Naik

3 hari lalu

Advokad Sulaisi; Perusakan Indomaret di Pamekasan Pelanggaran Pidana

4 hari lalu

Pemkab Pamekasan Perkuat Pengawasan Vape dan NAPZA

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Senin, Oktober 12, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Budaya

Tak Mau Dimadu Melaju ke Final Karapan Sapi Piala Presiden 2026

Tak Mau Dimadu mengungguli Anti Virus dan Tampel Sakti 99 dalam final di Lapangan Asam Manis. Sebanyak 48 pasang sapi mengikuti kompetisi untuk memperebutkan enam tiket ke tingkat keresidenan

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
12 Oktober 2026
in Budaya
10 0
0

Sepasang sapi kerap melesat di ajang kabupaten dalam rangka memperingati Hari Jadi Pamekasan ke-496, Ahad (11/10/2026).

0
SHARES
103
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Pasangan sapi Tak Mau Dimadu keluar sebagai juara pertama golongan atas, Karapan Sapi Tingkat Kabupaten Pamekasan 2026 di Lapangan Kerapan Sapi Asam Manis, Kecamatan Pademawu, Minggu (11/10/2026).

Final golongan atas yang digelar sore hari itu, lansung melepas tiga pasangan sapi secara langsung ke lintasan. Meski cuaca panas dan debu beterbangan, penonton tetap bertahan di tepi arena untuk menyaksikan persaingan hingga akhir.

Ajang yang digelar oleh Paguyuban Karapan Sapi Keluarga Madura (Pakar Sakera), sekaligus dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pamekasan ke-469 tersebut, posisi pertama golongan atas diamankan oleh Tak Mau Dimadu yang ditempatkan di Pool A, sebagai peserta nomor satu dengan pemilik Gibran Alawi dari Galis.

Posisi kedua ditempati Anti Virus, dari Pool B milik H. Sugik Pegantenan, sedangkan Tampel Sakti 99 dari Pool B nomor 20 dengan pemilik H. Rozi dari Galis, berada di urutan ketiga.

Ketiga pasangan sapi itu merupakan bagian dari 48 pasang peserta yang mengikuti kompetisi dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-496 Kabupaten Pamekasan. Mereka bersaing memperebutkan enam tiket untuk berlaga di tingkat keresidenan, yakni ajang Gubeng atau Piala Presiden Karapan Sapi yang dijadwalkan berlangsung bulan depan.

Ketua Paguyuban Karapan Sapi (Pakar Sakera) Kabupaten Pamekasan, Muhammad Fahrur Rozi atau Haji Rosi, mengatakan, jumlah peserta ditetapkan sebanyak 48 pasang berdasarkan kesepakatan para ketua Pakar Sakera se-Madura. Seleksi langsung digelar di tingkat kabupaten tanpa melalui tingkat kewedanan.

“Teman-teman Ketua Pakar Sakera se-Wilayah Madura sepakat tidak menyeleksi di tingkat kewedanan, langsung ke tingkat kabupaten,” kata Rosi.

Berdasarkan daftar peserta yang dirilis panitia, 48 pasang sapi dibagi ke dalam tiga kelompok, yakni Pool A, Pool B, dan Pool C. Masing-masing pool berisi 16 pasang sapi dengan pemilik yang berasal dari sejumlah wilayah di Pamekasan.

Selain membawa pulang tiket ke tingkat keresidenan, para pemenang ini juga membawa pulang dua unit speda mitor dan enam sepeda listrik dari panitia.

Tags: Budaya MaduraHari Jadi Kabupaten Pamekasan ke 496Kabupaten PamekasanKerapan SapiTradisi madura
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version