Bupati Pamekasan Akan Isi Kekosongan Kepala Sekolah Usai Puncak Hardiknas

Sejumlah sekolah dasar dan menengah di Pamekasan masih diisi oleh pelaksana tugas yang belum definitif

Bupati Pamekasan Kholilurrahman bersama Wakil Bupati Pamekasan Sukriyanto ditemani Kepala Disdikbud Pamekasan Mohammad Alwi saat mengecek piring keramik peninggalan zaman VOC dalam pameran benda-benda koleksi musem se-Madura di area taman Arek Lancor, Pamekasan, Senin (28/7/2025).

PAMEKASAN, MADURANET – Bupati Pamekasan Kholilurrahman akan melakukan pengisian jabatan kepala sekolah, mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) sampai tingkat menengah (SMP). Upaya ini akan dilakukan setelah peringatan puncak Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) se-Jawa Timur, yang akan dilaksanakan pada Minggu (24/5/2026).

Kholilurrahman mengatakan, kekosongan jabatan kepala sekolah sudah cukup banyak. Hal ini juga yang menyebabkan manajemen sekolah kurang maksimal untuk mengembangkan pendidikan.

“Makanya setelah puncak Hardiknas ini, kami akan langsung tancap gas, dimulai dari pengisian kekosongan kepala sekolah,” ujar Kholilurrahman, Sabtu (23/5/2026).

Mantan anggota DPR RI ini menambahkan, acara puncak Hardiknas akan menjadi pintu masuk untuk melakukan banyak perubahan sektor pendidikan. Terutama untuk mendongkrak prestasi pelajar di Pamekasan. Pihaknya sudah menugaskan Disdikbud Pamekasan untuk menggembleng pelajar terbaik di masing-masing tingkatan.

Mereka akan didampingi oleh para mentor dan guru terbaik sampai mereka meraih puncak prestasi tertinggi seperti yang pernah diraih oleh Andy Octavian Latif dan Ahmad Sohibul Maromi, yang berhasil meraih prestasi fisika internasional.

“Pamekasan sebagai kota pendidikan harus digaungkan kembali dengan semangat baru. Titik poinnya dari Hardiknas ini,” ungkapnya.

Untuk perbaikan infrastruktur, ungkap pengasuh Pondok Pesantren Matsaratul Huda Panempan Pamekasan ini, perlahan akan dibenahi. Kehadiran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof.. Abd Mu’ti sudah menyiapkan program revitalisasi gedung-gedung sekolah di Pamekasan.

“Pak Menteri datang ke Pamekasan bukan dengan tangan kosong, namun membawa oleh-oleh untuk pembangunan sektor pendidikan yang cukup membanggakan,” tegasnya.

Exit mobile version