Kehabisan Kuota Pertalite dan Solar di Pamekasan Picu Antrean di SPBU

Manajer SPBU menyebut stok Pertalite kembali tersedia sejak (1/9/2026), tetapi tingginya permintaan membuat kendaraan mengantre.

Manajer SPBU Pertamina 54.693.02, Iswanto, saat wawancara di tempat kerjanya, Kamis (3/9/2026).

PAMEKASAN, MADURANET – Antrean panjang kendaraan terjadi di berbagai SPBU di Pamekasan, termasuk di SPBU Pertamina 54.693.02, Asri, Pamekasan, Madura, Rabu (2/9/2026). Antrean didominasi kendaraan roda dua dan roda empat yang hendak mengisi bahan bakar minyak (BBM), terutama Pertalite.

Manajer SPBU Pertamina 54.693.02 Iswanto mengatakan, antrean terjadi setelah stok Pertalite sempat habis pada hari-hari sebelumnya. Pasokan Pertalite kembali diterima sejak, Selasa (1/9/2026), sehingga kendaraan yang sebelumnya kesulitan mendapatkan BBM datang bersamaan.

“Pertalite itu kita ada kuota. Kemarin-kemarin kita kehabisan kuota dan tidak ada Pertalite. Mulai tanggal 1 kemarin, baru ada kiriman Pertalite,” kata Iswanto kepada Maduranet.com, Kamis (3/9/2026) di kantornya.

Menurut dia, antrean juga sempat bertambah panjang, karena SPBU menghentikan sementara penjualan, ketika proses pembongkaran BBM dari tangki pengangkut berlangsung. Penghentian dilakukan untuk mengantisipasi risiko keselamatan selama proses pembongkaran.

“Selama pembongkaran, kita stop penjualan untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan. Kalau ada kendaraan, tangki bisa terhalang dan bisa terjadi hal-hal yang lebih parah,” ujarnya.

Iswanto memastikan stok BBM di SPBU saat ini dalam kondisi aman. Pertalite dan Pertamax dipasok dari Camplong, sedangkan Solar dikirim dari Surabaya. Namun, pengiriman Solar dari Surabaya berpotensi membutuhkan waktu lebih lama karena jarak dan kondisi lalu lintas, termasuk di kawasan Tanah Merah dan Blega.

“Kalau pengiriman tidak ada kendala, tetap tepat waktu. Kalau dari Surabaya, jaraknya jauh dan belum nanti ada kemacetan di Tanah Merah, Blega,” katanya.

Iswanto berharap ketersediaan BBM tetap aman ke depan. Namun, dia menyebut pembagian kuota BBM, dilakukan secara triwulanan, dan kewenangan penetapan kuota berada pada pihak terkait di tingkat Pertamina dan BPH Migas.

Sementara SPBU Talang di Desa Kaduara Barat, Kecamatan Larangan sudah 3 hari tidak ada kiriman Pertalite dan Solar. Kiriman baru akan dilakukan pada tanggal 5 September mendatang.

“Di SPBU Kaduara masih tanggal 5 ada kiriman Pertalite dan Solar. Untuk Pertamax dan Dexlite masih tersedia,” ungkap Fathorahim, petugas SPBU Kaduara Barat.

Exit mobile version