PAMEKASAN, MADURANET – Sebanyak 1.174 kepala keluarga (KK) di Desa Ambat, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan menerima bantuan pangan (Banpang) dari Perum Bulog Cabang Madura untuk periode Februari–Maret 2026.
Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (6/6/2026) dan menyasar keluarga penerima manfaat yang telah terdata dalam program pemerintah.
Kepala Desa Ambat, Muhammad Sugianto, mengatakan bantuan tersebut sangat membantu masyarakat, terutama di tengah kebutuhan pokok yang terus meningkat.
“Program ini sangat membantu masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari,” kata Sugianto, saat di temui Ahad (7/6/2026).
Menurut dia, antusiasme masyarakat cukup tinggi saat proses penyaluran berlangsung. Warga juga memberikan respons positif terhadap kualitas bantuan yang diterima.
Ia menjelaskan, sebagian besar penerima menilai kualitas beras yang disalurkan kali ini lebih baik dibandingkan bantuan pada periode sebelumnya.
“Respon masyarakat cukup baik. Mereka menilai kualitas beras yang diterima lebih bagus dibandingkan penyaluran sebelumnya,” ujarnya.
Sugianto berharap program bantuan pangan tersebut dapat terus berlanjut dan semakin tepat sasaran sehingga mampu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan.
Selain itu, ia berharap kualitas bantuan yang diberikan pemerintah dapat terus dipertahankan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh penerima.
“Kami berharap program ini terus berlanjut, tepat sasaran seperti sekarang, dan kualitas bantuan yang diberikan tetap terjaga sehingga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Terpisah, Pemimpin Perum Bulog Cabang Madura Ahmad Rofi’i menegaskan, Program bantuan pangan yang disalurkan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa.
Ia memaparkan, setiap penerima memperoleh 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng, sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat.
“Semoga bermanfaat dan bisa meringankan kebutuhan pokok masyarakat,” pungkasnya.
