SAMPANG, MADURANET – Kemacetan panjang terjadi di Jalan Raya Kotem, Dusun Kotem, Desa Patarongan, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, Sabtu (14/2/2026).
Kemacetan diduga dipicu adanya pekerjaan perbaikan jalan di kawasan Jrengik, Kabupaten Sampang. Sistem buka-tutup jalur yang diterapkan pekerja proyek membuat arus kendaraan tersendat dan merambat ke sejumlah titik.
Hidayati, warga Camplong, Sampang, mengaku terjebak kemacetan saat hendak pulang dari Bangkalan.
“Saya terjebak sudah satu jam lebih, hampir dua jam. Di Jrengik ada perbaikan jalan. Dari sore sudah macet, bikin kesabaran habis,” ujarnya.
Dirinya memaparkan, antrean kendaraan mengular hingga wilayah Blega, Kabupaten Bangkalan, dengan panjang kemacetan diperkirakan mencapai sekitar 17 kilometer.
Ia bepergian menggunakan mobil Suzuki Carry bersama sejumlah tetangganya.
Keluhan serupa disampaikan Muhibb Mardaqus, warga Sumenep, yang hendak menuju Surabaya. Ia berangkat dari Prenduan, Kecamatan Pragaan, sekitar pukul 14.00 WIB.
“Terlihat ada buka-tutup jalan oleh pekerja proyek. Sejak sore sudah terjebak,” katanya.
Akibat kemacetan tersebut, perjalanan Muhibb menuju Surabaya menjadi terhambat.
Mansur, sopir truk yang hendak mengirim muatan ke luar Madura, juga mengaku kesal dengan kondisi tersebut.
“Kalau ada informasi macet, saya tidak akan lewat sini. Mungkin pilih jalur pantura,” ujarnya.
Ia berharap ada akses informasi lalu lintas yang lebih cepat agar pengemudi bisa mengantisipasi dan memilih jalur alternatif.
Pantauan di lokasi menunjukkan truk bermuatan besar, kendaraan tangki bahan bakar minyak (BBM), hingga mobil pribadi terjebak sejak pukul 17.00 WIB hingga sekitar pukul 19.00 WIB.
Polisi setempat bersiaga di pinggir jalan guna mengatur proses buka tutup jalur serta sesekali membantu membuka runga untuk ambulan yang melintas.
