Drag Bike Bupati Cup Pamekasan Jadi Wadah Pembinaan Pembalap Liar

IMI Pamekasan berharap ajang ini mengarahkan pembalap liar ke kompetisi resmi sekaligus melahirkan atlet otomotif berprestasi hingga tingkat nasional.

Bupati Pamekasan membuka Drag Bike 2026, Ahad (18/10/2026).

PAMEKASAN, MADURANET – Ajang Bupati Cup Drag Bike Pamekasan 2026, dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-496 Kabupaten Pamekasan, menjadi salah satu upaya merangkul pembalap liar, agar menyalurkan kemampuan melalui kompetisi resmi.

Sebanyak 600 starter adu cepat merebutkan posisi pertama di Lapangan Drag Pademawu, Ahad (18/10/2026).

Ketua Panitia, Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pamekasan, Roddad, mengatakan, penyelenggaraan balap resmi tersebut, sengaja digelar untuk membuka ruang bagi pembalap lokal, mengembangkan kemampuan dan bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

“Kami akan mendukung semua pembalap, agar bisa masuk ke level Jawa Timur dan kelas open,” kata Roddad.

Menurut dia, Bupati Cup Drag Bike bukan sekadar ajang hiburan, melainkan sarana pembinaan untuk mendorong pembalap mengembangkan potensi secara terarah. Melalui kompetisi resmi, mereka diharapkan memiliki kesempatan mengukur kemampuan, meningkatkan keterampilan, dan mengejar prestasi.

”Sengaja kami menggelar kegiatan ini di Pamekasan, untuk merangkul pembalap liar supaya menjadi positif,” ujarnya.

Roddad menilai, keberadaan ajang balap resmi juga dapat membantu pemerintah, dalam menekan praktik balap liar, yang selama ini meresahkan masyarakat di jalan umum.

”Dengan tersedianya arena khusus, minat anak muda terhadap balap motor, diharapkan tersalurkan melalui kegiatan yang lebih aman dan tertib,” papar Roddad.

Pihaknya berharap, kompetisi tersebut dapat menjadi agenda pembinaan berkelanjutan, bukan hanya perlombaan sesaat.

Sementara itu, Bupati Pamekasan Kholilurrahman yang hadir membuka langsung agenda tersebut mengatakan, olahraga otomotif dapat menjadi kegiatan positif bagi generasi muda, jika diselenggarakan secara profesional dengan mengutamakan keselamatan.

Menurut dia, drag bike tidak hanya mengandalkan kecepatan, tetapi juga keterampilan, disiplin, ketepatan teknik, serta kerja keras pembalap dan tim mekanik.

“Drag bike bukan sekadar adu kecepatan. Di dalamnya ada keterampilan, disiplin, keberanian yang terukur, ketepatan teknik, serta kerja keras pembalap dan tim mekanik,” ujar Kholilurrahman saat membuka kegiatan.

Ia mengingatkan para pembalap agar mematuhi regulasi, menjunjung sportivitas, dan menghormati keputusan juri. Kholilurrahman juga mengajak masyarakat, menikmati perlombaan dengan tertib dan tidak melakukan balap liar di jalan raya.

“Kepada adik-adik seluruh pembalap, bertandinglah dengan kemampuan terbaik, junjung tinggi sportivitas, patuhi regulasi, dan hormati keputusan juri,” katanya.

Pembukaan kegiatan dihadiri jajaran Forkopimda Pamekasan, perwakilan Polres Pamekasan, Dandim 0826/Pamekasan, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, pengurus IMI Jawa Timur dan Pamekasan, KONI, KORMI, sponsor, serta para pembalap dan undangan.

Exit mobile version