PAMEKASAN, MADURANET – Persiapan pemberangkatan jemaah haji 2026 di Kabupaten Pamekasan mulai dimatangkan. Selain pengawasan kesehatan jemaah, pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas juga diperketat demi memastikan proses keberangkatan berjalan aman dan lancar.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Pamekasan Abdul Halim mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk menyiagakan tenaga medis selama proses pemberangkatan hingga pelaksanaan ibadah haji di tanah suci.
Menurut dia, pemetaan kesehatan jamaah juga telah dilakukan, khususnya bagi jamaah yang memiliki riwayat penyakit tertentu.
“Kami sudah melakukan pemetaan terhadap jamaah yang memiliki riwayat penyakit. Mereka terus dipantau oleh Dinkes dan dokter kloter,” ujar Abdul Halim, Jumat (8/5/2026).
Ia menjelaskan, setiap kelompok terbang (kloter) akan didampingi empat petugas haji, yakni ketua kloter, pembimbing ibadah, dokter, dan perawat.
Sebanyak 1.384 jemaah haji asal Pamekasan akan diberangkatkan dalam empat kloter, yakni Kloter Sub 73, 74, 75, dan Sub 76.
“Dari jumlah tersebut, terdapat 120 jamaah lanjut usia (lansia) dan 10 jamaah disabilitas. Untuk usia, jemaah tertua 96 tahun, sedangkan yang paling muda 14 tahun,” katanya.
Abdul Halim juga mengimbau keluarga jamaah agar tidak khawatir terhadap situasi keamanan di Timur Tengah. Menurut dia, aktivitas penyelenggaraan ibadah haji berjalan normal dan lancar.
“Konflik di Timur Tengah sudah reda dan pelaksanaan haji berjalan seperti biasa,” ucapnya.
Sementara itu, Kepolisian Resor (Polres) Pamekasan menyiagakan pengamanan ketat selama proses pemberangkatan calon jamaah haji sejak 9–10 Mei 2026.
Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto melalui Kasihumas Polres Pamekasan IPDA Yoni Evan Pratama mengatakan, pengamanan difokuskan di titik keberangkatan, yakni Masjid Agung Asy-Syuhada dan kawasan Arek Lancor.
“Sterilisasi area juga dilakukan di sekitar masjid dan Arek Lancor dari kendaraan maupun pedagang kaki lima,” ujar Evan.
Ia menjelaskan, personel Satlantas dan Satsamapta akan melakukan pengawalan terhadap bus jamaah hingga titik keberangkatan berikutnya. Pengamanan juga dilakukan di dalam setiap bus jamaah.
Selain pengawalan, Polres Pamekasan menyiapkan layanan ojek gratis bagi calon jamaah haji untuk memudahkan akses menuju titik kumpul keberangkatan.
Ia memaparkan, layanan tersebut disiagakan di sejumlah titik persimpangan, seperti Simpang 3 Goyang Lidah, Simpang 4 Binamarga, Simpang 3 Cemerlang, hingga Simpang 4 Pasar Sore.
“Tujuannya untuk memudahkan mobilitas jamaah agar tidak kesulitan menembus kepadatan arus lalu lintas,” katanya.
Pihaknya berharap seluruh rangkaian pemberangkatan calon jamaah haji Kabupaten Pamekasan tahun ini dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif sehingga jamaah bisa berangkat dengan tenang.
