PAMEKASN, MADURANET – Program restorasi Pamekasan Bersih Tertib Aman (Berteman) dalam 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan di antaranya pemasangan lampu hias di Arek Lancor, penerangan di tugu selamat datang Pamekasan, rehabilitasi trotoar dan pemasangan lampu hias di jembatan, telah tuntas dikerjakan. Untuk melihat hasilnya, Bupati Pamekasan mengecek kondisinya, Kamis (19/5/2025).
Pengecekan dimulai dari jembatan pintu masuk Pamekasan di Desa Branta Tinggi dan tugu selamat datang. Di lokasi tersebut, Bupati melihat pemasangan lampu hias yang sudah dilakukan oleh Dinas Perhubungan dan pengecatan jembatan dan tugu oleh DLH.
Pengecekan pemasangan lampu hias berlanjut ke jembatan Gurem dan jembatan di dekat Hotel Putri. Rombongan kemudian beranjak ke pembangunan paving di depan Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah. Pengecekan kemudian berakhir di Taman Arek Lancor Pamekasan.
Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman menjelaskan, dari beberapa lokasi yang telah dilakukan pengecekan, ada beberapa hal yang perlu dilakukan penambahan. Seperti kurangnya lampu-lampu hias di jembatan dan pintu masuk Pamekasan. Kemudian pembangunan paving, dimana salurannya perlu diintegrasikan dengan saluran pembuangan air yang baik, terutama saluran air pembuangan dari perkantoran dan rumah tangga.
“Secara keseluruhan, hasil kinerja 100 hari dari program restorasi Pamekasan berteman sudah cukup bagus. Tinggal menambah dari beberapa kekurangan yang ada saja,” terang Bupati Kholilurrahman.

Di Taman Arek Lancor, kinerja Pemkab Pamekasan banyak mendapatkan apresiasi sebab Taman Arek Lancor sudah banyak berubah. Terutama dari penerangan dan spot bermain untuk anak.
Aprilia, salah satu warga asal Kelurahan Lawangan Daya mengatakan, Arek Lancor sudah berubah dan berbenah karena penerangan dan lampu-lampu hias sudah cukup membuat indah.
“Terima kasih Pak Bupati dan Pak Wabup yang sudah membuat Arek Lancor indah. Anak-anak senang bermain di sini,” kata Aprilia.
Satu hal yang diminta ibu muda ini, Pemkab Pamekasan perlu menambah tempat sampah agar sampah yang dibawa masyarakat ke Arek Lancor tidak berserakan.