• Terkini
  • Trending
  • Semua

Atasi Problem PKL Diskop UMKM dan Naker Pamekasan Susun Naskah Akademik

1 minggu lalu

Pemdes Sana Daya Salurkan Sembako untuk Korban Longsor

16 jam lalu

Inilah Nama-nama Korban Terdampak Longsor di Desa Sana Daya Kabupaten Pamekasan

19 jam lalu

Sejumlah Rumah Warga Desa Sana Daya Rusak Parah Akibat Longsor

20 jam lalu

Penyelundupan Narkotika di Lapas Kelas IIA Pamekasan Melalui Botol Deodoran dan Sol Sandal

2 hari lalu

Tahun 2026 Harga Emas Diprediksi Terus Meroket

2 hari lalu
Pertamina Patra Niaga Tambah 800 Juta Lebih LPG 3 Kg Selama Libur Panjang Isra Mikraj

Pertamina Patra Niaga Tambah 800 Juta Lebih LPG 3 Kg Selama Libur Panjang Isra Mikraj

2 hari lalu

Longsor di Desa Sana Daya Kecamatan Pasean Putus Akses Jalan Dua Desa

2 hari lalu
Relawan Bawang Mas Center Bantu Pesantren Darul Mukhlishin Aceh Tamiang

Relawan Bawang Mas Center Bantu Pesantren Darul Mukhlishin Aceh Tamiang

2 hari lalu

Petugas Lapas Kelas IIA Pamekasan Selundupkan Narkotika

3 hari lalu

Polres Pamekasan Dorong Ketersediaan Stok Darah

3 hari lalu

Musda Golkar Pamekasan Diwarnai Kericuhan

3 hari lalu

Bupati Pamekasan Apresiasi Gerak Cepat Polres Ungkap Jambret Maut di Plakpak

3 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Minggu, Januari 18, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Peristiwa
  • Bola
  • Gaya
Home Peristiwa Ekonomi

Atasi Problem PKL Diskop UMKM dan Naker Pamekasan Susun Naskah Akademik

Penataan ulang sentra PKL disiapkan agar lebih rapi, seragam, dan menarik pembeli

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
8 Januari 2026
in Ekonomi
10 0
0

Kepala Diskop UMKM dan Naker Pamekasan, Achmad Sjaifuddin, saat waktu ditemui di tempat kerjanya, Kamis (8/1/2026).

0
SHARES
102
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja (Diskop UMKM dan Naker) Kabupaten Pamekasan tengah menyusun naskah akademik sebagai landasan penataan dan pemaksimalan aktivitas pedagang kaki lima (PKL) di wilayah tersebut.

Kepala Diskop UMKM dan Naker Pamekasan, Achmad Sjaifuddin, mengatakan penyusunan naskah akademik ini berangkat dari dinamika PKL yang selama ini berkembang di sejumlah titik kota.

“Perihal dinamika PKL di Pamekasan, kami saat ini sedang menyusun naskah akademik untuk memaksimalkan PKL di Pamekasan,” ujar Achmad saat ditemui di kantornya, Kamis (8/1/2026).

Menurut dia, pihaknya telah mengumpulkan berbagai catatan dari setiap sentra PKL, termasuk persoalan yang kerap muncul di lapangan. Catatan tersebut akan dijadikan dasar untuk merevitalisasi kembali sejumlah kawasan PKL yang dinilai belum optimal.

“Naskah tersebut berisi catatan dari setiap pedagang dan dinamika yang berkaitan, termasuk solusi masalahnya. Itu nanti akan kami gunakan untuk menjadi landasan merevitalisasi lagi sejumlah sentra PKL,” jelasnya.

Achmad menyebut, ada beberapa lokasi yang telah masuk dalam daftar revitalisasi, di antaranya Sentra PKL Sae Salera di Jalan Dirgahayu, Food Colony di Jalan Kesehatan, serta kawasan eks PJKA (Tapsiun) di Jalan Trunojoyo.

Di lokasi-lokasi tersebut, Diskop UMKM dan Naker berencana melakukan penataan ulang agar kawasan PKL terlihat lebih rapi dan menarik bagi masyarakat. Penataan juga diarahkan pada keseragaman fasilitas yang digunakan pedagang.

“Di Yogyakarta bisa rapi, kenapa kita tidak bisa rapi. Contoh, semua tempat itu nanti seragam. Kalau pakai payung ya payung semua,” kata Achmad.

Ia menilai, kondisi PKL di Pamekasan saat ini masih terlihat semrawut karena penggunaan fasilitas yang tidak seragam.

“Di sini kan pakai terpal, dan warna-warni, setiap pedagang tidak sama warna terpalnya,” ujarnya.

Achmad juga menyinggung persoalan PKL yang kerap berjualan hingga ke badan jalan. Menurut dia, kondisi itu terjadi karena pedagang berupaya mengejar pembeli.

“Di naskah itu, permasalahan PKL yang tumpah ke jalan-jalan, dikarenakan mengejar pembeli. Maka dari itu, kita usahakan tempat mereka jadi ramai, baik dengan menambah tempat hiburan atau penambahan fasilitas,” tutur dia.

Hasil monitoring di lapangan menunjukkan, banyak pedagang yang berjualan di area terlarang sebenarnya telah memiliki lapak resmi di sentra PKL yang disediakan pemerintah.

“Contohnya yang di Jalan Trunojoyo itu, mereka punya lapak di eks PJKA,” ungkap Achmad.

Melalui naskah akademik yang tengah disiapkan, Diskop UMKM dan Naker berharap, dapat merumuskan solusi komprehensif untuk pemaksimalan PKL di Pamekasan, sekaligus menjadi dasar kebijakan penataan ke depan agar tertib, nyaman, dan tetap mendukung aktivitas ekonomi pedagang kecil.

Tags: Diskop UMKM dan NakerPamekasanpedagangPKLUMKM
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Pendidikan
    • Kriminal
  • Bola
  • Gaya
    • Kulinari
    • Kesehatan
    • Plesir

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version