PAMEKASAN, MADURANET – Cuaca ekstrem kembali melanda wilayah Kabupaten Pamekasan. Hujan deras disertai angin kencang merusak sejumlah rumah warga di Dusun Soloh Dajah, Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu, Kamis (8/1/2026).
Angin kencang disertai hujan deras menerpa desa tersebut sekitar jam 16.30 Wib. Beberapa pohon di sekitar permukiman warga tumbang, sementara atap rumah beterbangan dan genting berserakan di halaman hingga badan jalan.
Sejumlah rumah dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah, terutama pada bagian atap. Salah satunya rumah milik Miftahul Arifin. Bagian dapur rumahnya rusak berat setelah atap terangkat akibat terpaan angin kencang.
“Anginnya sangat kencang, tiba-tiba atap dapur terangkat. Genting jatuh semua, berserakan. Tidak lama kemudian air hujan masuk ke dalam rumah,” ujar Miftahul Arifin saat ditemui di lokasi kejadian.
Ia mengatakan, rusaknya atap membuat air hujan langsung menggenangi bagian dalam rumah. Sejumlah perabot dan barang rumah tangga ikut terendam.
“Rumah saya jadi banjir, isi rumah banyak yang terkena air. Kami hanya bisa menyelamatkan barang seadanya,” tuturnya.
Selain rumah Miftahul Arifin, rumah milik Adnari juga dilaporkan mengalami kerusakan pada bagian atap. Hingga kini, warga masih mendata jumlah rumah terdampak dan tingkat kerusakannya.
Pasca-kejadian, warga bersama perangkat desa bergotong royong membersihkan puing-puing genting serta ranting pohon yang tumbang agar akses jalan desa kembali normal.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan cukup besar, mengingat banyak atap rumah warga yang rusak.
Warga desa tersebut berharap, pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun tangan memberikan bantuan, baik berupa material bangunan maupun bantuan tanggap darurat. Mereka juga meminta adanya langkah antisipasi menghadapi cuaca ekstrem yang belakangan ini kerap melanda Pamekasan.













