• Terkini
  • Trending
  • Semua

17.970 Penduduk Pamekasan Belum Masuk Pemeringkatan Desil

4 minggu lalu

Pemdes Sana Daya Salurkan Sembako untuk Korban Longsor

14 jam lalu

Inilah Nama-nama Korban Terdampak Longsor di Desa Sana Daya Kabupaten Pamekasan

17 jam lalu

Sejumlah Rumah Warga Desa Sana Daya Rusak Parah Akibat Longsor

19 jam lalu

Penyelundupan Narkotika di Lapas Kelas IIA Pamekasan Melalui Botol Deodoran dan Sol Sandal

1 hari lalu

Tahun 2026 Harga Emas Diprediksi Terus Meroket

2 hari lalu
Pertamina Patra Niaga Tambah 800 Juta Lebih LPG 3 Kg Selama Libur Panjang Isra Mikraj

Pertamina Patra Niaga Tambah 800 Juta Lebih LPG 3 Kg Selama Libur Panjang Isra Mikraj

2 hari lalu

Longsor di Desa Sana Daya Kecamatan Pasean Putus Akses Jalan Dua Desa

2 hari lalu
Relawan Bawang Mas Center Bantu Pesantren Darul Mukhlishin Aceh Tamiang

Relawan Bawang Mas Center Bantu Pesantren Darul Mukhlishin Aceh Tamiang

2 hari lalu

Petugas Lapas Kelas IIA Pamekasan Selundupkan Narkotika

2 hari lalu

Polres Pamekasan Dorong Ketersediaan Stok Darah

2 hari lalu

Musda Golkar Pamekasan Diwarnai Kericuhan

3 hari lalu

Bupati Pamekasan Apresiasi Gerak Cepat Polres Ungkap Jambret Maut di Plakpak

3 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Minggu, Januari 18, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Peristiwa
  • Bola
  • Gaya
Home Politik Pemerintahan

17.970 Penduduk Pamekasan Belum Masuk Pemeringkatan Desil

Puluhan ribu warga belum diperingkat dan nonaktif berpotensi memengaruhi akurasi bantuan sosial

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
24 Desember 2025
in Pemerintahan
10 0
0

Potret saat pelayanan di Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan.

0
SHARES
102
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET — Pembaruan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Kabupaten Pamekasan menunjukkan capaian signifikan. Dari total penduduk, sebanyak 921.956 jiwa kini telah tercatat dalam basis data nasional tersebut. Angka ini mencerminkan pendataan yang nyaris menyeluruh dan menjadi fondasi penting bagi kebijakan perlindungan sosial.

Namun, di balik capaian tersebut, masih tersisa pekerjaan rumah yang krusial, yakni verifikasi lapangan dan sinkronisasi data kependudukan.

Berdasarkan pembaruan terbaru, sebanyak 535.446 jiwa tercatat berada pada kelompok desil 1 hingga desil 5, sementara 357.249 jiwa masuk dalam desil 6 sampai desil 10. Dengan demikian, total penduduk yang telah masuk pemeringkatan desil 1–10 mencapai 892.715 jiwa.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan Herman Hidayat Santoso menegaskan bahwa pembaruan ini tidak menunjukkan adanya lonjakan jumlah penduduk dalam DTSEN.

“Betul, berarti tidak ada pertambahan, hanya perubahan desil saja,” ujar Herman saat diwawancarai, Rabu (24/12/2025).

Menurut Herman, selisih antara total penduduk dan jumlah yang telah masuk pemeringkatan desil bukan disebabkan perbedaan data.

“Bukan beda, masih ada kategori lain, belum pemeringkatan dan nonaktif,” katanya.

Ia merinci, terdapat 17.970 jiwa yang hingga kini belum masuk pemeringkatan desil. Selain itu, 11.291 jiwa tercatat dalam kategori nonaktif. Jika seluruh kategori tersebut dijumlahkan, totalnya tepat 921.956 jiwa, sesuai dengan jumlah penduduk Pamekasan yang telah masuk DTSEN.

Dalam penjelasan lebih lanjut, Herman mengungkapkan bahwa kategori “belum pemeringkatan” terjadi karena proses verifikasi lapangan atau groundcheck belum dilakukan kepada warga yang bersangkutan. Sementara kategori nonaktif disebabkan ketidaksesuaian data kependudukan.

“Belum pemeringkatan itu belum dilakukan groundcheck ke yang bersangkutan. Sedangkan nonaktif itu karena data dukcapilnya tidak padan,” ujarnya.

Ia menambahkan, proses groundcheck untuk warga yang belum diperingkat masih akan dijadwalkan melalui mekanisme internal pendamping sosial.

“Ya betul, masih dijadwalkan untuk yang belum dilakukan groundcheck. Mohon maaf mas, untuk jadwal saya kurang tau pasti. Biasanya langsung masuk akun pendamping untuk groundcheck,” katanya.

Kondisi ini menjadi titik krusial dalam pemutakhiran DTSEN. Tanpa verifikasi lapangan dan sinkronisasi data kependudukan, puluhan ribu warga berisiko tertunda atau bahkan terlewat dalam pemeringkatan, yang pada akhirnya dapat memengaruhi akses terhadap bantuan sosial.

Dengan data yang semakin presisi, Dinsos Pamekasan berharap, penyaluran bantuan sosial ke depan dapat lebih akurat, adil, dan benar-benar menjangkau warga yang membutuhkan.

Tags: Data DesilDinsosDTsengroundcheckPamekasan
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Pendidikan
    • Kriminal
  • Bola
  • Gaya
    • Kulinari
    • Kesehatan
    • Plesir

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version