• Terkini
  • Trending
  • Semua

Ketua Dewan Kesenian Pamekasan Bacakan Deklarasi Jaga Martabat Budaya dalam Kongres Budaya Madura 2025

4 minggu lalu

Rumah Warga Patemon Pamekasan Nyaris Ludes Usai Terbakar

10 jam lalu

Persepam Waspadai Laga Kontra Tuan Rumah Pasuruan United

10 jam lalu

Persepam Gilas Persema 4-0 di Laga Perdana 16 Besar Liga 4 Jatim

11 jam lalu
10 Pemain Persepam Bantai Persema 4 Gol

10 Pemain Persepam Bantai Persema 4 Gol

13 jam lalu

Tim Salawat Al Banjari Polres Pamekasan Juara Satu Tingkat Jatim

16 jam lalu

Depresi Seorang Nenek di Pasean Tewas Tercebur Sumur

18 jam lalu

Musda Golkar Pamekasan Dipindah ke Surabaya

22 jam lalu

Lansia Tewas Terpanggang di Larangan Pamekasan

2 hari lalu

Pemdes Sana Daya Salurkan Sembako untuk Korban Longsor

3 hari lalu

Inilah Nama-nama Korban Terdampak Longsor di Desa Sana Daya Kabupaten Pamekasan

3 hari lalu

Sejumlah Rumah Warga Desa Sana Daya Rusak Parah Akibat Longsor

3 hari lalu

Penyelundupan Narkotika di Lapas Kelas IIA Pamekasan Melalui Botol Deodoran dan Sol Sandal

3 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Selasa, Januari 20, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Peristiwa
  • Bola
  • Gaya
Home Budaya

Ketua Dewan Kesenian Pamekasan Bacakan Deklarasi Jaga Martabat Budaya dalam Kongres Budaya Madura 2025

Arief Wibisono tekankan budaya Madura bukan sekadar tontonan, tetapi tuntunan hidup yang harus dijaga keberlanjutannya

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
22 Desember 2025
in Budaya
10 0
0

Arief Wibisono saat foto bersama Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon usai agenda Kongres Budaya Madura 2025 dan peresmian Museum Budaya Madura Universitas Trunojoyo Madura.

0
SHARES
102
VIEWS

BANGKALAN, MADURANET — Budayawan Madura sekaligus Ketua Dewan Kesenian Pamekasan (DKP), Arief Wibisono, membacakan Deklarasi Pernyataan Sikap Budayawan Madura dalam agenda Kongres Budaya Madura 2025 yang digelar di Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Bangkalan, Senin (22/12/2025).

Deklarasi tersebut dibacakan di hadapan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon, budayawan nasional D Zawawi Imron, Rektor UTM Safi’, Bupati Bangkalan Lukman Hakim, staf khusus kementerian, serta ratusan seniman dan budayawan dari seluruh wilayah Madura.

Dalam deklarasi itu, Arief menyampaikan komitmen bersama para seniman, budayawan, sejarawan, akademisi, tokoh masyarakat, pemuda, dan pencinta budaya Madura untuk menjaga, melestarikan, serta mengembangkan kebudayaan Madura sebagai warisan luhur bangsa Indonesia.

“Budaya Madura lahir dari sejarah panjang yang sarat nilai religius, etos kerja, dan kearifan lokal. Budaya bukan sekadar tontonan, tetapi tuntunan hidup yang harus dijaga martabatnya,” ujar Arief saat membacakan pernyataan sikap.

Ia menegaskan, arus globalisasi, komersialisasi tanpa etika, serta minimnya regenerasi pelaku budaya menjadi tantangan serius bagi keberlanjutan budaya Madura. Karena itu, para budayawan menyatakan sikap tegas bahwa modernisasi tidak boleh menggerus akar, makna, dan filosofi budaya Madura.

”Kami, para budayawan Madura menekankan lima poin utama, di antaranya perlindungan budaya Madura dari distorsi dan stereotipe, pelestarian budaya secara berkelanjutan melalui pendidikan dan riset,” tegasnya.

Serta, lanjut Arif, pentingnya regenerasi seniman dan budayawan melalui fasilitasi yang sistematis dan inklusif. Selain itu, deklarasi juga menegaskan kewajiban negara dan pemerintah, baik pusat maupun daerah, untuk hadir dalam melindungi hak-hak budaya masyarakat Madura.

Pada bagian seruan dan tuntutan moral, para budayawan mendorong penguatan kebijakan perlindungan budaya Madura yang mencakup regulasi, pendanaan, dan insentif berkelanjutan. Mereka juga menuntut integrasi muatan lokal budaya Madura dalam pendidikan formal dan nonformal.

“Fasilitasi ruang-ruang budaya seperti museum, pusat dokumentasi, sanggar, dan rumah seni harus diperkuat, disertai dukungan nyata bagi para pelaku budaya,” ujar Arief.

Pihaknya memaparkan, deklarasi itu juga menyerukan pentingnya pendampingan terhadap etika publik dan media agar representasi budaya Madura ditampilkan secara objektif, adil, dan bermartabat.

Menutup pembacaan deklarasi, Arief menegaskan bahwa menjaga budaya Madura berarti menjaga jati diri dan harga diri masyarakat Madura, sekaligus memastikan keberlanjutan nilai-nilai luhur bagi generasi mendatang.

“Budaya Madura bukan masa lalu, tetapi masa depan yang berakar. Madura bermartabat, budaya lestari, dan generasi bangsa berakhlak mulia,” ucapnya.

Kongres Budaya Madura 2025 sendiri mengusung tema, ”Glokalisasi Madura, Mengakar di Madura Berdampak untuk Dunia” dan dirangkai dengan peresmian Museum Budaya Madura Universitas Trunojoyo Madura sebagai pusat pelestarian dan pengembangan budaya Madura.

Tags: Budayawan MaduraDKPFadli ZonMuseum Budaya Madura Universitas Trunojoyo MaduraPamekasanUTM
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Pendidikan
    • Kriminal
  • Bola
  • Gaya
    • Kulinari
    • Kesehatan
    • Plesir

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version