PAMEKASAN, MADURANET — Keterlambatan pemerataan pembangunan kembali mengemuka dalam Loka Karya Serap Aspirasi Pemkab Pamekasan bersama Ikatan Kepala Desa (IKASA) Kecamatan Pasean di Desa Dempo Barat, Rabu (3/12/2025). kepala desa menyampaikan permohonan agar akses dasar di wilayah utara diprioritaskan.
Camat Pasean, Mohammad Sukkur menjelaskan, terdapat empat titik infrastruktur yang mendesak ditangani. Salah satunya ruas Jalan Tlonto Raja ke Waru yang sering memicu kecelakaan akibat kondisi bahu jalan yang rusak.
“Sudah beberapa kali pengendara jatuh. Jalan ini menjadi akses utama warga,” ujarnya.
Juga, lanjut Camat, Jalan Raya Waru Barat menuju Desa Sanah Dhejeh hingga tembus Desa lain di wilayah utara juga disebut membutuhkan perhatian.
Selain jalan, Camat juga menyinggung soal sebuah jembatan di Desa Dempo Barat yang rusak akibat banjir besar pada 31 Desember 2022. Struktur penghubung antar dusun itu semula dibangun swadaya masyarakat tanpa keahlian teknis memadai.
Kepala Desa Dempo Barat, Joko Pranoto, menjelaskan lebih rinci kondisi jembatan tersebut. Menurutnya, jembatan itu sangat vital karena menjadi jalur terdekat mobilitas warga.
“Ada 542 warga di Dumpo Barat dan lebih dari 1.400 warga di seberang jembatan yang sangat bergantung pada akses ini,” katanya.
Ia menyebutkan, warga membangunnya dari kontribusi buruh migran di Arab Saudi dan Malaysia. Namun kini, meski masih bisa dilalui, jembatan tak memiliki pembatas dan berisiko tinggi bagi pengendara.
“Kalau harus memutar, jarak jauh sekali,” tegasnya.
Bupati Pamekasan, Kholilurrahman yang hadir dalam forum tersebut menyampaikan, pemerintah daerah akan memperkuat pemerataan pembangunan, terutama wilayah yang selama ini tertinggal.
“Kami ingin pelayanan dan pembangunan merata, tidak hanya di pusat kota,” ucapnya.
Ia menyebut sejumlah langkah sedang disiapkan, seperti, penataan ulang anggaran prioritas, percepatan verifikasi kepesertaan UHC untuk efisiensi pembiayaan kesehatan, termasuk juga kerja sama dengan pengusaha agar karyawan masuk BPJS Ketenagakerjaan.
Tidak hanya itu, dirinya juga akan mengupayakan fasilitasi percepatan pelaksanaan program ketahanan pangan di tingkat desa, serta percepatan pemenuhan lahan bagi program presiden di desa.
“Kami sudah berkirim surat ke pusat dan provinsi untuk memperluas cakupan layanan kesehatan gratis dan dukungan bagi pembangunan fasilitas publik,” tutur Bupati.













