• Terkini
  • Trending
  • Semua

Bupati Pamekasan Besuk Nazua, Anak Penderita Patah Tulang yang Tak Tertangani Empat Tahun

2 bulan lalu

Pemdes Sana Daya Salurkan Sembako untuk Korban Longsor

16 jam lalu

Inilah Nama-nama Korban Terdampak Longsor di Desa Sana Daya Kabupaten Pamekasan

19 jam lalu

Sejumlah Rumah Warga Desa Sana Daya Rusak Parah Akibat Longsor

21 jam lalu

Penyelundupan Narkotika di Lapas Kelas IIA Pamekasan Melalui Botol Deodoran dan Sol Sandal

2 hari lalu

Tahun 2026 Harga Emas Diprediksi Terus Meroket

2 hari lalu
Pertamina Patra Niaga Tambah 800 Juta Lebih LPG 3 Kg Selama Libur Panjang Isra Mikraj

Pertamina Patra Niaga Tambah 800 Juta Lebih LPG 3 Kg Selama Libur Panjang Isra Mikraj

2 hari lalu

Longsor di Desa Sana Daya Kecamatan Pasean Putus Akses Jalan Dua Desa

2 hari lalu
Relawan Bawang Mas Center Bantu Pesantren Darul Mukhlishin Aceh Tamiang

Relawan Bawang Mas Center Bantu Pesantren Darul Mukhlishin Aceh Tamiang

2 hari lalu

Petugas Lapas Kelas IIA Pamekasan Selundupkan Narkotika

3 hari lalu

Polres Pamekasan Dorong Ketersediaan Stok Darah

3 hari lalu

Musda Golkar Pamekasan Diwarnai Kericuhan

3 hari lalu

Bupati Pamekasan Apresiasi Gerak Cepat Polres Ungkap Jambret Maut di Plakpak

3 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Minggu, Januari 18, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Peristiwa
  • Bola
  • Gaya
Home Politik Pemerintahan

Bupati Pamekasan Besuk Nazua, Anak Penderita Patah Tulang yang Tak Tertangani Empat Tahun

Pemkab pastikan rujuk medis ke Surabaya dan penuhi kebutuhan dasar keluarga

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
28 November 2025
in Pemerintahan
11 0
0

Keluarga Namun bertemu dengan Bupati Kholilurrahman di Dr. H. Slamet Martodirdjo (RSUD Smart) Pamekasan, Jumat, (28/11/2025).

0
SHARES
111
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET — Bupati Pamekasan Kholilurrahman bersama Wakil Bupati Sukriyanto menjenguk Nazua Fathia Hermansyah (9), seorang anak asal Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan, yang mengalami kecacatan pada tangan akibat patah tulang yang tak tertangani selama empat tahun.

Kunjungan tersebut berlangsung di Dr. H. Slamet Martodirdjo (RSUD Smart) Pamekasan, Jumat, (28/11/2025), usai Nazua melakukan pemeriksaan.

Bupati dan wakil bupati tampak berdialog dengan Herman, ayah Nazua, sambil menunjukkan ekspresi penuh empati atas kondisi keluarga pekerja serabutan tersebut.

Herman bercerita, sang istri telah meninggal dunia beberapa waktu lalu setelah mendapat perawatan di Malang. Untuk biaya pengobatan, Herman bahkan rela menjual rumah mereka.

“Apa saja yang ada saya kerjakan, Pak,” ungkap Herman.

Menurut ia, insiden yang menyebabkan kondisi tangan Nazua terjadi saat putrinya masih berusia lima tahun. Nazua didorong hingga terjatuh dan mengalami patah tulang. Namun saat itu, dibayangi rasa takut dan kondisi ekonomi yang terbatas, keluarga tidak membawa Nazua ke rumah sakit meskipun telah memiliki BPJS Kesehatan.

”Nazua hanya dipijat seadanya tanpa penanganan medis yang benar,” sahutnya.

Akibatnya, tulang tangan Nazua kini tampak bengkok dan fungsi geraknya tidak maksimal karena otot mengecil.

Melihat kondisi tersebut, Wabup Sukriyanto langsung meminta ajudan membelikan pakaian baru untuk Nazua dan kedua saudaranya. Sementara itu, sedangkan Bupati Kholilurrahman memerintahkan organisasi perangkat daerah terkait agar segera mengurus rujukan medis ke rumah sakit di Surabaya.

“Persyaratan dan administrasi agar segera diselesaikan,” tegas Bupati.

Kepala Desa Branta Pesisir, Agus Istiqlal, mengaku kasus ini baru diketahui setelah perangkat desa dan tenaga kesehatan setempat melakukan penelusuran.

Laporan kemudian, lanjutnya, diteruskan ke Pemerintah Kabupaten Pamekasan hingga akhirnya mendapat perhatian langsung dari bupati.

Plt Direktur RSUD Smart Pamekasan, Syaiful Hidayat, menjelaskan bahwa kondisi Nazua membutuhkan penanganan lanjutan dengan alat dan fasilitas khusus yang hanya tersedia di Surabaya.

“Tulangnya sudah bengkok. Perlu penyambungan tulang dan sendi agar bisa kembali berfungsi maksimal,” ujar Syaiful.

Ia menambahkan, pihak rumah sakit baru mengetahui kondisi tersebut kemarin setelah mendapat atensi langsung dari bupati. Pemeriksaan awal telah dilakukan, dan rujukan ke Surabaya segera diproses.

“Semoga setelah operasi nanti, tangan Nazua bisa kembali pulih dan berkembang seperti semestinya,” pungkasnya.

Tags: Bupati KholilurrahmanNazua Branta PesisirRSUD dr. H. Slamet MartodirdjoWabub Sukriyanto
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Pendidikan
    • Kriminal
  • Bola
  • Gaya
    • Kulinari
    • Kesehatan
    • Plesir

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version