PAMEKASAN, MADURANET— Pemerintah Kabupaten Pamekasan mulai pembenahan Pasar Kolpajung sebagai tindak lanjut arahan Wakil Menteri PU, Diana Kusumastuti saat melakukan kunjungan, Sabtu lalu (22/11/2025), terkait persoalan kebersihan, penghijauan, dan ketertiban pedagang.
Komitmen itu disampaikan dalam rapat koordinasi yang dipimpin Bupati Pamekasan di Peringgitan Dalam Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Senin (24/11/2025), bersama Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten (Disperindag), Sekda, serta perwakilan Paguyuban Pedagang Pasar Kolpajung.
Dalam rapat tersebut, Bupati menekankan bahwa pesan Wamen harus segera ditindaklanjuti dengan langkah konkret.
“Atensi Bu Wamen adalah tanggung jawab kita. Kebersihan, penghijauan, dan ketertiban pedagang harus segera dituntaskan,” ujar Bupati.
Pasalnya, laporan Disperindag kepada Bupati, dari total 1.213 kios, sebanyak 76 pedagang memilih berjualan di luar area pasar lantaran mengeluhkan kebisingan 22 mesin penggiling daging, asap, dan bau limbah yang menyebar hingga ke blok kios.
mendengar hal tersebut, Ia meminta OPD terkait segera turun melakukan pengecekan menyeluruh.
“Mesin daging yang bising, asapnya, bau limbah, semua harus ditinjau. Carikan solusi yang aman dan sesuai aturan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa penambahan bangunan baru tidak diperbolehkan sebelum seluruh regulasi dan peresmian terpenuhi.
“Jangan ada pembangunan mendahului aturan, jika nanti ada opsi merubah fisik bangunan,” katanya.
Mengikuti arahan Wamen, Bupati menegaskan bahwa area depan pasar harus steril dari pedagang kaki lima.
“PKL mutlak tidak boleh berjualan di depan pasar. Itu perintah yang harus kita jalankan,” ujarnya.
Selain itu, lanjutnya, kios yang dibiarkan kosong atau jarang ditempati lebih dari satu bulan akan dicabut. “Kalau tidak ditempati, kita berikan kepada pedagang lain yang lebih bersemangat,” tegasnya.
Agar mendapatkan solusi yang kongkrit dan solutif, Bupati meminta seluruh OPD terkait; Disperindag, DLH, Sekda, hingga kabid dan kadis untuk duduk bersama merumuskan solusi permanen.
Tidak lupa, Ia juga mengusulkan dua solusi, dalam kebersihan dan penghijauan.
“Ajak masyarakat pasar ikut bersih-bersih. Tambah penghijauan. Pasar yang sehat itu dimulai dari lingkungan yang rapi dan hijau,” ujarnya.
Rapat koordinasi ini menandai langkah awal pembenahan besar yang akan dilakukan secara bertahap. Bupati menegaskan bahwa perubahan harus dirasakan langsung oleh pedagang dan masyarakat.
“Ini bukan sekadar menata pasar, tetapi menjawab kepercayaan pemerintah pusat. Pasar Kolpajung harus menjadi lebih bersih, tertib, dan nyaman,” pungkas Bupati.
Kepala Disperindag, Muharram, memastikan upaya pembersihan akan dimulai segera.
“Empat hari dari sekarang, Pasar Kolpajung harus sudah bersih,” katanya.
Ia juga menyampaikan sejumlah langkah lanjutan, pertama ialah mengaktifkan kembali paguyuban pasar untuk menjaga dan merawat kebersihan lingkungan.
Kedua, lanjut Muharram, Menyiapkan tanaman dan pohon tambahan untuk penghijauan. Lalu menertibkan PKL yang berada di luar area pasar, serta menata ulang pedagang di dalam pasar agar menempati kios sesuai aturan.
Sementara itu, Sekda Pamekasan Taufik menyampaikan bahwa perbaikan saluran pembuangan limbah akan menjadi prioritas teknis. “Saluran limbah akan kami perbaiki agar bau dan genangan tidak terjadi lagi,” pungkasnya.













