PAMEKASAN, MADURANET – Haji Khairul Umam atau akrab disapa Haji Her, seorang pengusaha tembakau asal Desa Kadur, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan mulai merambah ke dunia bisnis garam. Bisnis ini dijalaninya tanpa ada rencana matang. Sebab, niat dirinya membeli garam hanya untuk membantu petani garam yang sering rugi.
Haji Her menjelaskan, tahun 2023 dirinya mencoba membeli garam petani dengan harga Rp 1,7 juta per ton. Haji Her tak tahu berapa jumlah garam yang dibeli dan ditempatkan dimana garam tersebut.
“Saya tidak tahu ilmu tentang garam, yang saya tahu hanya petani garam selalu mengeluh rugi. Makanya saya niatkan membantu mereka,” ujar Haji Her dalam video yang diunggah di kanal Facebook kegiatan bos Bawang Mas.
Tahun berikutnya, harga garam anjlok. Per ton Rp 800 ribu. Namun Haji Her tetap membeli garam petani dengan harga tinggi demi menyelamatkan petani garam agar tidak terlalu rugi.
“Saya minta garam petani dibeli di atas Rp 800 ribu per ton,” imbuhnya.
Di saat harga garam anjlok, Haji Her membeli garam petani sampai 6.000 ton. Lagi-lagi pria yang akrab disapa Bos BM ini tidak tahu dimana garam itu disimpan dan wujudnya seperti apa.
Tahun ini, Haji Her kembali membeli garam. Kebetulan harga garam tahun ini melonjak dari tahun 2024. Per ton mencapai Rp 1,9 juta.
“Setelah 3 tahun membeli garam, saya penasaran barangnya ada apa tidak. Saya cek ke gudang penyimpanan dan ternyata ada sehingga saya lega. Orang yang saya percaya untuk membeli garam ternyata jujur,” ungkapnya.
Tanpa diduga, tiba-tiba ada perusahaan menawar garam Haji Her Rp 2 juta perton. Tawaran itu belum membuat alumni Pondok Pesantren Al Falah Sumber Gayam Kadur ini tergiur untuk menjualnya.
“Terakhir tawaran yang masuk ke saya Rp 2,6 juta per ton. Garam itu rencananya akan saya jual,” tandasnya.
Tahun depan, Haji Her akan mulai serius mendalami dunia garam. Bahkan dirinya juga akan menggandeng petani agar mereka bisa terbantu.
“Karena niat saya baik, maka Allah membalas dengan kebaikan. Saya sudah diberikan keuntungan 100 persen dari garam. Saya akan hadir dan terus membantu petani garam ke depan,” pungkasnya.













