• Terkini
  • Trending
  • Semua
SMA dan SMK di Pamekasan Tak Tersentuh Bantuan Chromebook

SMA dan SMK di Pamekasan Tak Tersentuh Bantuan Chromebook

4 bulan lalu

Rumah Warga Patemon Pamekasan Nyaris Ludes Usai Terbakar

1 jam lalu

Persepam Waspadai Laga Kontra Tuan Rumah Pasuruan United

2 jam lalu

Persepam Gilas Persema 4-0 di Laga Perdana 16 Besar Liga 4 Jatim

2 jam lalu
10 Pemain Persepam Bantai Persema 4 Gol

10 Pemain Persepam Bantai Persema 4 Gol

5 jam lalu

Tim Salawat Al Banjari Polres Pamekasan Juara Satu Tingkat Jatim

8 jam lalu

Depresi Seorang Nenek di Pasean Tewas Tercebur Sumur

10 jam lalu

Musda Golkar Pamekasan Dipindah ke Surabaya

13 jam lalu

Lansia Tewas Terpanggang di Larangan Pamekasan

1 hari lalu

Pemdes Sana Daya Salurkan Sembako untuk Korban Longsor

2 hari lalu

Inilah Nama-nama Korban Terdampak Longsor di Desa Sana Daya Kabupaten Pamekasan

2 hari lalu

Sejumlah Rumah Warga Desa Sana Daya Rusak Parah Akibat Longsor

2 hari lalu

Penyelundupan Narkotika di Lapas Kelas IIA Pamekasan Melalui Botol Deodoran dan Sol Sandal

3 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Senin, Januari 19, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Peristiwa
  • Bola
  • Gaya
Home Peristiwa Pendidikan

SMA dan SMK di Pamekasan Tak Tersentuh Bantuan Chromebook

Penentuan sekolah penerima bantuan sepenuhnya ditentukan oleh pemerintah pusat dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
8 September 2025
in Pendidikan
12 0
0
SMA dan SMK di Pamekasan Tak Tersentuh Bantuan Chromebook
0
SHARES
118
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET — Kepala SMK Negeri 1 Pamekasan, Rustam Efendy, menegaskan sekolahnya tidak pernah menerima bantuan perangkat Chromebook dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Bahkan, menurut dia, seluruh SMA dan SMK di Kabupaten Pamekasan juga tidak pernah tersentuh distribusi perangkat itu.

”Sekolah kami tidak pernah menggunakan Chromebook karena memang tidak memiliki. Untuk sekolah negeri di Pamekasan, baik SMA maupun SMK, tidak ada yang menerima bantuan itu,” kata Rustam, Senin (8/9/2025).

Rustam menambahkan, sejak awal, penentuan sekolah penerima bantuan sepenuhnya ditentukan oleh pemerintah pusat dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Pada saat pembagian berlangsung, situasi masih dalam masa pandemi Covid-19. Kini, untuk jenjang SMK, mekanisme penyaluran bantuan sudah terpusat melalui aplikasi Takola, platform daring yang dikembangkan Kementerian Pendidikan.

“Untuk SMA, saya tidak tahu nama aplikasinya,” ujarnya.

Rustam mengaku pihak sekolah sudah berupaya mengajukan bantuan sesuai prosedur. Namun, hingga kini belum ada hasil.

“Tahun kemarin sudah saya ajukan, tetapi belum dapat sampai sekarang. Untuk persyaratan, kami sudah memenuhi dan sudah mengajukan,” katanya.

Rustam yang baru menjabat kepala sekolah juga tengah menelusuri apakah sekolahnya pernah mendapatkan bantuan TIK pada periode sebelumnya, yakni tahun 2020–2021.

“Untuk masalah pernah mendapatkan bantuan TIK di tahun sebelumnya, saya cek dulu. Soalnya saya baru jadi kepala,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, pemerintah melalui Kemendikbudristek menetapkan sejumlah syarat bagi sekolah penerima bantuan Chromebook pada periode 2021–2022. Syarat itu antara lain:

Memiliki akses listrik dan internet yang memadai,  belum menerima bantuan TIK Kemendikbudristek atau DAK Fisik pada tahun 2020 dan 2021, Mendukung digitalisasi sekolah, agar perangkat bisa menjadi infrastruktur dasar pembelajaran digital bagi guru dan siswa.

Selain itu, menunjang pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Bantuan diperuntukkan bagi berbagai jenjang, mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, SLB, hingga SKB.

Dengan aturan ini, banyak sekolah di daerah sebenarnya masuk kategori layak, termasuk yang sudah memiliki jaringan listrik dan internet. Namun, fakta di Pamekasan menunjukkan bahwa tidak semua pengajuan dikabulkan, meski persyaratan formal sudah dipenuhi.

Program bantuan Chromebook sejatinya ditujukan mempersempit kesenjangan digital di sekolah. Namun, kenyataan di Pamekasan menunjukkan sebaliknya. Sekolah sudah mengajukan, memenuhi syarat, tetapi tetap tidak mendapatkan bantuan.

”Tidak semua pengajuan itu diterima. Yang menentukan pihak pusat dan provinsi,” pungkas Rustam.

Tags: ChromebookDisdik PamekasanKemdikbudSMASMK
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Pendidikan
    • Kriminal
  • Bola
  • Gaya
    • Kulinari
    • Kesehatan
    • Plesir

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version