PAMEKASAN, MADURANET – Aksi demonstrasi dengan memblokade jalan raya dilakukan mahasiswa baru (Maba) Universitas Islam Negeri (UIN) Madura. Aksi tersebut bersamaan dengan kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) pada Senin (25/8/2025).
Aksi sempat memicu kemacetan lalu lintas di jalur utama Pamekasan menuju Surabaya.
Massa aksi yang tergabung dalam Republik Mahasiswa UIN Madura, menuntut pembatalan kebijakan rektor terkait pelaksanaan PBAK.
Koordinator aksi, Ainul Yaqin, mengungkapkan bahwa pihaknya sengaja mengatur konsep aksi agar tidak menimbulkan kemacetan total.
“Kami sudah konsultasi dengan Polres. Sistem buka tutup jalur kami terapkan karena satu lajur di bahu jalan ditempati mahasiswa,” ujarnya.
Untuk mengurai kepadatan, jalur dari arah Kota Pamekasan menuju Surabaya yang tepat di depan kampus ditutup sementara. Arus kendaraan dialihkan ke jalur berlawanan (Surabaya-Pamekasan) dengan pengaturan petugas di lapangan.
“Konsep dari awal memang agar tidak mengganggu banyak pihak. Jadi hanya sebentar di depan, kemudian massa aksi diarahkan masuk ke area kampus agar tidak terjadi kepadatan terlalu lama,” jelas Ainul.
Aksi ini merupakan kelanjutan dari demonstrasi sebelumnya, dimana mahasiswa menuntut transparansi penggunaan dana PBAK. Bahkan, aksi sebelumnya sempat menyegel gedung rektorat UIN Madura.













