PAMEKASAN, MADURANET – Luas tanam tembakau di Kabupaten Pamekasan pada 2025 tercatat mencapai 31.370 hektare, dengan rincian 8.984 hektare lahan sawah, 18.946 hektare lahan tegal, dan 3.440 hektare lahan pegunungan.
Data tersebut diungkapkan oleh Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan, Indah Kurnia, saat ditemui di kantornya Kamis (21/8/2025).
“Total luas tanam hingga pertengahan Agustus mencapai 31.370 hektare. Peningkatan terjadi pada lahan sawah dan tegal, sedangkan lahan gunung sampai saat ini ada penurunan,” ujarnya.
Tercatat rincian luas tanam tembakau pada tahun 2024 di Pamekasan, untuk sawah mencapai 8.729 hektare, sedangkan tahun ini naik menjadi 8.912 hektare. Lahan tegal juga meningkat dari 18.180 hektare menjadi 18.913 hektare.
“Sebaliknya, lahan pegunungan turun cukup signifikan, dari 4.274 hektare pada 2024 menjadi 3.440 hektare pada 2025, namun akan ada peningkatan yang akan di update besok datanya,“ kata Indah.
Menurut Indah, penurunan di lahan pegunungan disebabkan oleh kondisi cuaca yang tidak menentu.
“Cuaca tahun ini cenderung kemarau basah, sehingga petani di pegunungan agak menahan untuk menanam. Namun, kami prediksi angka ini akan bertambah karena sebagian lahan masih dalam proses tanam,” jelasnya.
Indah optimistis luas tanam tembakau di pegunungan akan kembali naik, tergantung cuaca,
“Masih ada lahan baru yang mulai ditanami, jadi data akhir bisa bertambah,” pungkasnya.













